Mendes Yandri Targetkan Empat Wilayah Terdampak Banjir di Aceh Dapat Bantuan Fasilitas Umum

10 Sep 2026


Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, bantuan pasca bencana banjir di Aceh sangat penting untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga serta memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir.

 

Menurutnya hal itu kebutuhan yang paling mendesak, dan ia berkomitmen korban mendapatkan air bersih dan obat-obatan secara berkelanjutan, demi mengantisipasi risiko penyebaran penyakit pasca banjir seperti ISPA dan sejumlah infeksi lainnya.

 

"Situasi pascabencana ini memang perlu kita bantu. Nanti bisa masuk kategori program kita, jadi desa tematik juga. Nanti coba Pak Bupati Wakil Bupati dan Wali Kota berkoordinasi dengan Pak Dirjen terkait data-data wilayah yang terdampak, butuh bantuan perbaikan," jelas Mendes Yandri saat menerima audiensi Jajaran Bupati dan Wali Kota terdampak banjir Aceh di ruang kerjanya Kemendes PDT Jakarta Selatan, Kamis (10/09/2026).

 

Mendes Yandri menegaskan, perbaikan jalan desa dan pemenuhan akses air bersih merupakan dua prioritas utama yang harus segera diselesaikan pasca bencana banjir Aceh guna memulihkan kehidupan masyarakat dan mencegah krisis lanjutan.

 

Sebab jalur transportasi yang layak akan memastikan warga atau korban banjir yang memerlukan perawatan medis darurat dapat segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, sekaligus memungkinkan anak-anak kembali bersekolah tanpa hambatan fisik.

 

Di sisi lain, perbaikan ekonomi berperan strategis sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi lokal, khususnya dalam fase pemulihan ekonomi pascabencana maupun menghadapi tantangan fluktuasi ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

 

"Terima kasih kedatangannya Bapak Bupati Bireun, Pak Wakil Bupati Pidie, Bupati Aceh Tamiang, dan Wali Kota Subulussalam. Kita juga punya program BUM Des, desa tematik itu tadi, ada jalan desa, dan ada air bersih juga," ujar Mendes Yandri.

 

Sebagai informasi hadir dalam audiensi tersebut; Bupati Bireun Mukhlis, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, Bupati Tamiang Armia Fahmi, Wali Kota Subulussalam M. Rasyid Bancin, Wakil Ketua DPRK Subulussalam Rasumin Pohan, dan Ketua Komisi 2 DPRK Hasbullah.

 

Hadir mendampingi Mendes Yandri dalam audiensi itu; Dirjen PEID Kemendes PDT Tabrani, Kepala BPSDM Kemendes PDT Agustomi Masik, dan Staff Khusus Menteri M. Fahad Attamimi.