Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang dalam bidang keterbukaan informasi publik. Berdasarkan hasil penilaian Komisi Informasi Pusat, Kemendes PDT berhasil mempertahankan predikat "Informatif" selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019, dengan raihan skor tertinggi pada tahun ini sebesar 97,96.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mencatatkan bahwa pencapaian tahun 2025 merupakan titik balik positif setelah adanya fluktuasi nilai di tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data evaluasi, skor kementerian sempat mengalami dinamika, yakni 97,40 (2021), kemudian terkoreksi menjadi 95,25 (2022) dan 94,14 (2023), sebelum akhirnya bangkit secara signifikan pada 2024 (96,33) dan mencapai puncaknya di 2025.
Pencapaian ini merupakan buah dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat desa dan daerah tertinggal. Masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses informasi publik melalui kanal-kanal resmi yang telah terintegrasi.
Upaya mempertahankan predikat "Informatif" ini dilakukan melalui evaluasi rutin dan penguatan regulasi di lingkungan internal. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang mewajibkan badan publik untuk menyediakan informasi yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan.
"Fluktuasi nilai yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami untuk memperbaiki kualitas layanan. Lonjakan nilai di tahun 2025 menjadi bukti bahwa pembenahan sistem dan penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) serta Daftar Informasi Dikecualikan (DIK) yang lebih tertata mampu memberikan dampak nyata,“ujar Kepala Biro Humas, Andi Nita, dalam keterangannya.”
Dengan keberhasilan berada di Peringkat 10 Nasional pada tahun 2025, Kemendes PDT berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan informasi yang inklusif, sehingga transparansi pembangunan desa dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia hingga ke pelosok.